Selasa, 19 April 2011

Manny “Pacman” Pacquiao VS Shane Mosley

  LOS ANGELES--MICOM: Kubu petinju asal Amerika Serikat Shane Mosley telah menggelar pertemuan dengan pihak promotor untuk mewujudkan laga terbesar melawan petinju terbaik dunia asal Filipina Manny Pacquiao yang direncanakan pada 7 Mei tahun depan. Bentrok dua petinju terbaik dunia itu akan memperebutkan juara dunia kelas welter.

Pacquiao yang memiliki rekor ring 52 kali menang, tiga kali kalah, dan dua kali seri itu merencanakan bakal bertanding di Manila, Filipina, bertepatan dengan hari jadinya ke-32 tahun. Tetapi petinju yang juara di delapan kelas berbeda itu hingga saat ini belum pernah mengumumkan rencana pertarungannya itu.

Sedangkan Mosley dengan rekor ring 46 kali menang, 6 kali kalah, serta sekali draw, telah mempercayakan pertarungan itu kepada penasihatnya James Prince. Kubu Mosley telah bertemu dengan promotor Pacman--sebutan Pacquaio--Bob Arum, untuk mendapatkan kontrak pertarungan itu.

Bob Arum memang memasukkan Mosley sebagai tiga petinju yang bakal menjadi lawan Pacquiao. Dua petinju lainnya yakni Andre Berto, petinju tidak terkalahkan dan juara dunia kelas welter WBC, serta kampiun dunia kelas ringan WBA dan WBO Juan Manuel Marquez (Meksiko). (Reuters/OL-2)

Chris John masih unggul dari Daud "Cino" Yordan

  JAKARTA, KOMPAS.com — Juara dunia kelas bulu WBA, Chris John, mempertahankan gelarnya dengan menang angka atas penantangnya dari Indonesia, Daud "Cino" Yordan, Minggu (17/4/2011).
Tiga hakim memberi angka 112-116, 112-116, dan 111-117, semua untuk kemenangan Chris John.
Pertemuan kedua petinju asal Indonesia di Hall D Kemayoran, Jakarta, ini berlangsung penuh emosi. Sejak ronde keempat, kedua petinju terlibat dalam jual-beli pukulan di tengah ring.
Pada awal pertarungan, kedua petinju masih melakukan penjajakan dengan pukulan-pukulan jab ke arah wajah dan tubuh lawannya. Memasuki babak kedua, Daud Yordan mengambil inisiatif dengan serangkaian pukulan hook dan upper cut ke arah tubuh Chris John.
Namun ronde keempat, Chris John yang tampil agresif. Ia tidak menghiraukan pukulan-pukulan lawannya yang lebih muda dan terus menghujani perut dan wajah Yordan dengan upper cut dan hook yang keras.
Kekayaan pengalaman bertanding memang menguntungkan Chris John. Petinju asal Banjarnegara ini memiliki akumulasi pukulan yang lebih kaya, yang sulit diantisipasi oleh Yordan. Selain itu, Chris John ternyata memiliki stamina yang cukup untuk menunjang gaya bertinju tersebut.
Pada ronde kedelapan, baik Chris John maupun lawannya sama-sama melontarkan pukulan keras ke wajah. Namun, pada ronde kesembilan, Chris John tampak mulai kelelahan dan lebih banyak menyimpan tenaga. Walau demikian, hal ini tidak dapat dimanfaatkan Yordan yang juga mulai kehabisan stamina dan kehilangan akal untuk membuka pertahanan Chris John.
  Ronde ke-11 masih ditandai dengan serangan dari Yordan. Namun, hal ini dimanfaatkan Chris John untuk melakukan pukulan counter yang banyak mengenai wajah Yordan. Chris pun melakukan taktik merangkul untuk meredam serangan beruntun Yordan.
Sadar tertinggal dalam perolehan angka, Yordan langsung menyergap Chris John pada awal ronde ke-12. Namun, Chris John juga tidak mau kehilangan reputasinya dengan melayani permainan keras Yordan. Hanya, petinju berpengalaman ini juga melakukan taktik dengan mundur dan merangkul, yang membuat lawannya frustrasi.
Dengan hasil ini, Chris John mencatat rekor bertarung 45 kali menang dan 2 kali draw dengan 22 KO. Adapun Daud Yordan mencatat rekor bertarung 27-2 dengan 21 KO.

Juan Manuel Lopez kalah oleh Orlando Salido

  BAYAMON, Kompas.com - Petinju Puerto Rico, Juan Manuel "Juanma" Lopez di luar dugaan dipukul TKO ronde 8 oleh penantangnya, Orlando Salido, Minggu pagi WIB.
Ini mungkin merupakan pertarungan paling mengejutkan tahun ini. Juanma yang merupakan juara bertahan kelas bulu WBO dianggap sebagai salah satu petinju terbaik dunia saat ini dipaksa kalah TKO di ronde 8.
Padahal saat naik ring ia merupakan favorit kuat untuk menang. Pemegang rekor bertarung 30 kali menang (27 KO) tanpa kalah ini dianggap akan mudah mengalahkan Salido yang memiliki rekor bertarung 34-11-2, 23 KO.
Namun para pendukung Juanma di Ruben Rodriguez Coliseum harus menerima kekecewaan saat petinju pujaan mereka terperangkap  dalam gaya bertaruyng lawannya.
Salido yang mampu melayani Juanma, bahkan memukul jatuh lawannya di ronde kelima. Di ronde enam, Salido mengejar terus lawannya yang masih terpengaruh dengan saat jatuh di ronde lima.
Di ronde delapan, Salido terus menyerang Juanma dan memaksa wasit Roberto Ramirez Jr untuk menghentikan pertarungan saat waktu tersisa 1:39.

Juan Manuel Marquez

 Juan Manuel Marquez Mendez adalah juara dunia kelas ringan yunior versi WBA, kelahiran Mexico City, Meksiko, 23 Agustus 1973. Marquez adalah mantan juara dunia kelas bulu versi IBF dan WBA, namun gelarnya dicopot oleh kedua badan tinju dunia itu, dan menempatkannya sebagai penantang utama kelas bulu WBA.



Las Vegas - Juan Manuel Marquez sukses mempertahankan gelar tinju kelas ringan setelah menang TKO dari Michael Katsidis. Petinju asal Meksiko ini pun ingin menantang Manny Pacquiao untuk ketiga kalinya.

Marquez berhasil mempertahankan sabuk juara dunia kelas ringan versi WBA dan WBO. Pada pertandingan di Las Vegas, Minggu (28/11/2010), petinju Meksiko ini sempat terjatuh di ronde ketiga setrelah terkena pukul hook kiri Katsidis.

Namun, Marquez mampu bangkit dan memberikan perlawanan yang ketat kepada petinju Australia itu. Pada ronde keenam, Marquez terus memberikan tekanan dan pukulan kombinasinya membuat Katsidis semakin tak berdaya.

  Wasit Kenny Bayless akhirnya menghentikan pertandingan tersebut dan membuat Marquez dinyatakan menang TKO. Kini petinju berusia 37 memiliki rekor 52 kemenangan (38 KO), kalah 5 kali dan seri 1 dari 58 kali laga.

 Usai pertandingan Marquez pun menyatakan keinginannya untuk kembali bertarung dengan Pacquiao. "Kita tahu bahwa Pacquiao menghindari kami, pertarungan ketiga adalah yang diinginkan oleh publik," ungkapnya seperti dilansir Reuters.

Marquez sudah dua kali bertemu dengan Pacquiao, namun gagal meraih kemenangan. Dalam pertemuan pertama pada 2004, kedua petinju mendapat hasil seri dan Marquez kalah pada laga keduanya empat tahun kemudian.
( key / key ) 

Elias Pical (petinju legenda indonesia)

ellias-pical1
gambar diunduh di sini
Saat ini Indonesia mempunyai petinju klas dunia yang bernama Chris John. Ia menjuarai berbagai event tinju dunia. Setiap hari wajahnya bisa kita saksikan di layar kaca, menjadi bintang iklan minuman berenergi bersama mBah Marijan. Chris John menjadi petinju yang kaya raya. Sebelum ada Chris John, negeri ini mempunyai Elias Pical juga petinju kelas dunia.  
Pical telah menggeluti olahraga tinju sejak berusia 13 tahun, dengan berlatih sembunyi-sembunyi karena dilarang oleh kedua orangtuanya. Sebagai petinju amatir yang bermain di kelas terbang, ia kerap menjadi juara mulai dari tingkat kabupaten hingga kejuaraan Piala Presiden. Karir profesionalnya dimulai pada tahun 1983 dalam kelas bantam junior. Sejak itu, berturut-turut sederet prestasi tingkat dunia diraihnya, seperti juara OPBF setelah mengalahkan Hi-yung Chung asal Korea Selatan dengan kemenangan angka 12 ronde pada 19 Mei 1984 di Seoul, Korea Selatan. Atas kemenangan ini, Pical menjadi petinju profesional pertama Indonesia yang berhasil meraih gelar internasional di luar negeri.
 Pukulan hook dan uppercut kirinya yang terkenal cepat dan keras itu, membawa Pical ke puncak popularitas. Oleh pers, pukulan tersebut dijuluki sebagai “The Exocet”, merujuk pada nama sebuah rudal milik Perancis yang digunakan oleh Inggris yang dalam Perang Malvinas yang berkecamuk pada masa jaya Pical saat itu.
Ia merebut gelar juara IBF kelas bantam yunior (atau kelas super terbang) dari petinju Korea Chun Ju-do di Jakarta pada tanggal 3 Mei 1985. Setelah mempertahankan gelar melawan petinju Australia, Wayne Mulholland, 25 Agustus 1985, Pical harus mengakui keunggulan petinju Republik Dominika, Cesar Polanco dengan angka di Jakarta. Namun Pical mampu bangkit dan membalas kekalahannya atas Polanco dengan balik memukul KO Polanco pada pertandingan kedua di Jakarta, 5 Juli 1986.
Sempat mempertahankan gelar melawan petinju Korea Selatan, Dong-chun Lee, langkah Pical terhenti setelah menyerah dari petinju Thailand, Khaosai Galaxy dengan KO pada ronde 14, pada tahun 1987.
Setelah terjadi pergulatan batin berbulan-bulan karena depresi pasca kekalahan melawan Galaxy, Pical mampu bangkit dan merebut gelar IBF kelas bantam yunior kembali dari sang juara bertahan waktu itu Tae-ill Chang, juga dari Korea Selatan. Gelar ini sempat bertahan sampai 2 tahun, hingga akhirnya Pical harus terbang ke Ronoake, Virginia, Amerika Serikat untuk mempertahankan gelar melawan Juan Polo Perez dari Kolombia, (4 Oktober 1989), dan Pical harus menyerahkan gelarnya setelah kalah angka.
Pasca kekalahan dari Perez, Pical sempat bertanding non gelar sebanyak 3 kali, hingga akhirnya ayah dari Lorinly dan Matthew Pical ini pun sedikit demi sedikit menyingkir dari ring tinju. Nasib yang menyedihkan, Pical yang tidak sempat lulus SD ini kemudian bekerja sebagai petugas keamanan (satpam) di sebuah diskotik di Jakarta. Ia ditangkap pada 13 Juli 2005 oleh polisi karena melakukan transaksi narkoba di sebuah diskotik. Penangkapannya sempat menuai kritikan dari berbagai pihak yang menyoroti tiadanya jaminan hidup yang diberikan pemerintah kepada atlet yang telah mengharumkan nama negara. Pical lalu divonis hukuman penjara selama 7 bulan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Setelah bebas dari penjara, Pical diterima bekerja di KONI pusat.
Sepanjang karir profesionalnya, rekornya adalah 20 kemenangan (11 KO), 1 seri, dan 5 kekalahan.

Selasa, 12 April 2011

“Sugar” Shane Mosley

WINDSOR, Kompas.com - Petinju Filipina, Manny Pacquiao akan menghadapi petinju veteran AS, Shane Mosley dalam pertarungan di MGM Grand, Las Vegas pada 7 Mei mendatang.
Pertarungan kedua petinju legendaris ini akan berlangsung di kelas welter. Hal ini diungkapkan oleh  promotor tinju ternama Bob Arum. "Mosley merupakan petinju yang sangat berbahaya dan sangat berpengalaman," kata Arum. "Namun gaya bertinju Manny akan sangat cocok dengan Mosley. Ini akan menjadi pertarungan yang sangat menarik."
Setelah mempertimbangkan Mosley atau juara dunia kelas ringan Juan Manuel Marquez dan juara kelas welter WBC Andre Berto, Pacquiao telah menentukan pilihannya. Ia memberitahu Arum saat berkunjung ke Filipina, pekan lalu.
"Dia (Pacquiao) menyukai Mosley karena  Mosley jauh lebih terkenal dibandingkan dua lainnya," kata Arum. "Ini merupakan pilihan nama. Ia memilih Mosley karena nama itu akan mengundang perhatian orang."
Pacquiao, 32 saat ini merupakan  juara dunia tinju kelas welter WBO dan dianggap sebagai satu petinju terbaik dunia.  Ia tetap diharapkan akan menghadapi petinju yang belum terkalahkan, Floyd Mayweather Jr. "Kami tetap menempatkan Mayweather sebagai prioritas," kata Arum. "Mayweather tinggal meberikan tanda bahwa ia akan menyelesaikan masalah persidangan yang harus didahdapinya. Namun kami belum mendapat tanda itu dari dirinya."
Menuurt Arum, tampaknya tidak ada pihak yang berani menghubungi Mayweather dalam situasi seperti ini. Pacquiao tengah menghadapi risiko persidangan menyangkut kasus perselisihan dengan petugas keamanan mau pun kasus pertikaian dengan mantan kekasihnya.

beberapa aksi “Sugar” Shane Mosley :







 

Senin, 11 April 2011

Duel Chris John vs Daud Yordan, Chris John Menang Angka Mutlak

Chris John Menang Angka Mutlak
Minggu, 17 April 2011 | 23:59 WIB


Chris John usai mengalahkan petinju asal Argentin Fernando Saucedo di Jakarata. TEMPO/Aditia Noviansyah

TEMPO Interaktif, Jakarta – Meski gagal menghabisi Daud “Cino”Jordan dalam 10 ronde seperti janjinya, Chris John tetap menunjukkan dirinya sebagai petinju terbaik di tanah air. Dalam duel bertajuk "Moment of Truth" di Hall D JIEXPO Kemayoran, Minggu (17/4), The Dragon dinyatakan menang angka oleh ketiga juri 112-116, 112-116 dan 111-117.
Berita terkait

    * Gamboa Kalahkan Solis, Chris John Calon Lawan Selanjutnya 
    * Luka Di Mata, Holyfield Hentikan Pertandingan 
    * Hopkins Gagal Jadi Juara Dunia Tertua
    * Pascal Pertahankan Gelar usai Bermain Seri Lawan Hopkins 
    * Cedera, Klitschko Batal Tanding Lawan Chisora

Chris John, 31 tahun, lebih mendominasi pertarungan sejak ronde pertama. Petinju yang menyandang sabuk gelar juara dunia kelas bulu versi Asosiasi Tinju Dunia (WBA) yang mulai disandangnya sejak 2008, tampak tenang meladeni Daud.

Daud mulai melancarkan pukulannya secara terbuka di ronde kedua. Petinju asal Ketapang, Kalimantan Barat, 23 tahun lalu itu mencoba menerapkan pertarungan rapat. Chris John pun meladeni dengan strategi counter attack. Di ronde ketiga, Daud semakin “panas”.

Di ronde keempat, Chris John lebih menguasai pertarungan. Dominasi petinju asal Semarang Jawa Tengah ini terus berlanjut hingga ronde keenam. Hal ini sempat membuat Daud emosi terlihat dia memukul Chris John saat keduanya berpelukan.

Mendekati ronde terakhir, Daud yang berambisi bisa memukul KO seniornya itu berusaha terus menyerang. Berulang kali ia mencoba membangun serangan tetapi masih bisa diatasi Chris John.

Di ronde ke-12, Daud gagal memanfaatkan kesempatan terakhir untuk melakukan pukulan KO. Buntutnya, ia harus menerima kenyataan bahwa Chris John masih lebih unggul.

Gamboa Menang, Juanma Menanti


Gamboa Menang, Juanma Menanti


Kemenangan artis KO asal Kuba, Yuriorkis Gamboa atas Jorge Solis memang sudah diprediksi. Solis tampil gagap dan serba tanggung, akibatnya dia mudah sekali menjadi sasaran empuk pukulan-pukulan yang penuh speed and power milik Gamboa. Solis terjatuh 4 kali sepanjang pertandingan (sekali di ronde 2 dan 3 serta dua kali di ronde 4) sebelum pertandingan dihentikan oleh wasit David Fields. Jelas tampilan Gamboa yang disiarkan langsung oleh TVOne Minggu pagi (20/3) dari Boardwalk Hall, Atlantic City, New Jersey, membawa ingatan kita akan keberingasan Mike Tyson di waktu muda, yang walaupun keduanya berbeda divisi jauh. "Pukulan Gamboa lebih keras dari pukulan Pacquiao," ujar Solis yang juga pernah dihajar KO oleh Pacquiao di tahun 2007.


Tampilnya Juanma Lopez yang berpose bersama Gamboa di atas ring setelah Gamboa menuntaskan Solis, semakin memanaskan persaingan kedua petinju kelas bulu dan menambah rasa penasaran apakah keduanya dapat dapat segera bertarung dalam waktu ini. Kita tunggu Penampilan Juanma Lopez melawan Orlando Salido di Puerto Rico (16/4) yang juga rencana disiarkan langsung oleh TVOne.

El Halabi Ditembak Jelang Tarung

Jika tahun lalu marak petinju mati dengan cara bunuh diri, tahun ini tampaknya sedang musim petinju yang ditembak. Di akhir bulan lalu, petinju muda berbakat Humberto Tapia, ditembak hingga tewas saat latihan di sasananya di Tijuana, Meksiko. Awal bulan ini, giliran Rola el Halabi, juara dunia wanita kelas ringan versi WIBA dan WIBF, asal Jerman kelahiran Beirut, Lebanon, harus terkapar akibat terjangan timah panas yang dilontarkan oleh ayah tirinya sendiri. Ironisnya, kejadian tersebut berlangsung di ruang ganti pakaian el Halabi, saat mempersiapkan diri menghadapi Irma Balijagic Adler dari Bosnia dalam kejuaraan dunia lowong versi IBF. Beberapa peluru dari pistol sang ayah tiri, Roy el Halabi, yang mengamuk karena dipecat dari jabatannya sebagai manajer Rola bulan Januari lalu, mengenai bagian tangan, lutut dan kaki Rola, yang segera dilarikan ke rumahsakit. Nyawa Rola tertolong, karena tembakan tersebut tidak mengenai bagian fatal, namun diperkirakan karirnya akan habis karena cedera yang parah. Selain Rola, Roy Halabi juga mencederai dua orang petugas keamanan yang mencoba menghalaunya. "Tiba-tiba Papa masuk kedalam ruangan dan berteriak 'Semua keluar!' lalu menembak tangan saya dari jarak 3 meter. Saya berteriak dan menangis," ujar Rola el Halabi.

 Sang ayah akhirnya diringkus sesaat setelah kejadian tersebut. Pertandingan akhirnya urung dilaksanakan, dan sekitar 800 penonton dievakuasi keluar dari arena pertandingan. Rekor Rola el Halabi (26) tercatat di boxrec.com 11-0 dengan 6 KO, dan salah satunya pernah menundukkan petinju populer yang juga berprofesi sebagai model bugil, Mia St. John dengan TKO. Sumber: Boxrec, Bild.

Minggu, 10 April 2011

Juara Dunia Snooker Masuk Islam Karena Naseem Hamed

Detiksport - Jakarta, Di tengah sorotan sebagian masyarakat barat terhadap Islam, juara dunia snooker 2001 asal Inggris, Ronnie O'Sullivan, memilih menjadi seorang muslim. Keyakinannya itu banyak dibantu oleh petinju nyentrik Prince Naseem Hamed.
"Prince Naseem adalah teman baik Ronnie. Dia punya pengaruh yang kuat dalam keputusan Ronnie mengubah agamanya," tutur ibunda O'Sullivan, Maria, tentang hubungan anaknya dengan bekas juara dunia kelas bulu keturunan Yaman itu.

 O'Sullivan yang semula menganut agama katolik roma, menyatakan keislamannya bulan lalu di Islamic Cultural Centre, masjid utama di kota London. Menurut Maria, anaknya yang kini berusia 27 tahun itu banyak berubah menjadi lebih baik sejak beralih agama. Demikian diberitakan Sunday Times, Minggu (28/9/2003).
Masa kanak-kanak O'Sullivan penuh masalah. Ayahnya pernah dipenjara karena membunuh orang, sedangkan ibunya sempat bermasalah dengan hukum gara-gara urusan pajak. Ia pernah mengalami depresi hebat dengan melarikan diri ke botol-botol minuman keras maupun narkotika.

Atlet snooker yang digelari "Roket" karena kecepatannya dalam "membersihkan" meja biliar itu mengikuti jejak petinju legendaris Muhammad Ali dan Mike Tyson yang mengubah identitasnya menjadi seorang muslim. Di Inggris, penyanyi terkenal Cat Stevens sempat mengundang berita heboh saat masuk Islam dan mengubah namanya menjadi Yusuf Islam. (a2s)

Naseem Hamed


setelah beberapa tahun lalu..., Prince Naseem Hamed, mantan juara dunia tinju asal Inggris, ditangkap setelah seorang pria mengalami cedera menyusul tabrakan yang melibatkan mobil sport petinju itu.

Kecelakaan itu terjadi di kota Sheffield, utara Inggris.

Hamed, bersama dua pria lainnya, diinterogasi Sejin atas tuduhan meninggalkan tempat kerjadian perkara dan korban cedera sehingga dianggap melakukan perbuatan tercela.

kerenanya ia terancam dihukum penjara, Jumat (12/05), karena kecerobohannya menyebabkan terjadi kecelakaan mobil yang membuat seorang pengendara lainnya terluka parah.

 Hamed sendiri tidak mengalami cedera, sementara Anthony Burgin, 38 tahun, pengendara mobil lainnya mengalami patah tulang dan terpaksa menjalani beberapa kali operasi sejak terjadi kecelakaan.
Hamed yang tidak terkalahkan dalam 35 kali pertarungan profesional sebelum kehilangan gelar juara WBO pada 2001, mengajukan banding atas kecelakaan tersebut.
Hakim membebaskan Hamed dengan jaminan, tapi mantan petinju berusia 32 tahun itu terancam hukumnan penjara ketika keputusan diumumkan Jumat (Sabtu).
Hamed yang juga pernah memegang sabuk juara versi WBC dan IBF kelas bulu, dikenal sebagai petinju flamboyan dan mempunyai pukulan kombinasi yang bertenaga dan cepat. (*/lpk) 





Sabtu, 09 April 2011

Profil Mike Tyson




















Nama : Michael Gerard Tyson
Lahir : Brooklyn, 30 Juni 1966
Julukan : Iron Mike, Kid Dynamite, Baddest Man on the Planet
Kebangsaan : Amerika Serikat
Karir Tinju :
Total Pertandingan : 58
Menang : 50
Menang KO : 44
Kalah : 6
Gelar :
National Golden Gloves Champion Heavyweight tahun 1984.
Undisputed Heavyweight Champion (sabuk WBA, IBF, dan WBC), 1 August 1987–11 February 1990.
WBC Heavyweight Champion, 22 November 1986–11 February 1990, 16 March 1996–1997 (Vacated).WBA Heavyweight Champion, 7 March 1987–11 February 1990, 7 September 1996 –9 November 1996.
IBF Heavyweight Champion, 1 August 1987–11 February 1990.
Penghargaan :
Juara Dunia Kelas Berat Termuda
Petinju Terbaik dari Majalah Ring tahun 1988
BBC Sports Personality of the Year Overseas Personality Tahun 1989
BIOGRAFI
Michael Gerard Tyson, lahir pada tanggal 30 Juni 1966 di New York City, Amerika Serikat adalah seorang petinju profesional dan mantan juara kelas Berat.
Mike Tyson bertanding secara profesional pertama kali pada tanggal 6 Maret 1985 di Albany, New York. Ia menang di ronde pertama. Ia kemudian bertinju 15 kali lagi di tahun 1985, memenangkan semua pertandingan dengan knockout, dan hampir semuanya di ronde pertama.
Pada tahun 1986, ia bertanding sebanyak 12 kali, peringkatnya cepat bertambah naik dan menarik perhatian media massa. Pada tanggal 22 November 1986 Tyson mendapat kesempatan pertama untuk meraih gelar kelas berat WBC melawan Trevor Berbick.
Pada usianya 20, Tyson menjadi juara kelas Berat termuda di dunia. Karirnya sampai pada saat ini sering disamakan oleh banyak kritikus dengan karir Joe Louis.
Di tahun 1987, Tyson mempertahankan gelarnya saat melawan James ‘Bonecrusher’ Smith pada tanggal 7 Maret di Las Vegas, Nevada. Ia menang angka dan menambahkan gelar WBA dari Smith ke koleksinya.
Pada bulan Mei, ia mengalahkan Pinklon Thomas dengan KO pada ronde ke-6. Pada tanggal 1 Agustus ia merebut gelar IBF dari Tony Tucker dengan menang angka untuk menjadi “juara tinju dunia kelas berat yang tidak terbantahkan”. Setelah itu ia hanya bertinju sekali lagi di 1987 melawan juara Olimpiade 1984 Tyrell Biggs di bulan Oktober, menang KO di ronde ketujuh.
Pada tahun 1988, Tyson bertanding tiga kali melawan Larry Holmes pada 22 Januari dengan kemenangan TKO ronde keempat, melawan Tony Tubbs di Tokyo di bulan Maret dengan KO di ronde kedua dan melawan Michael Spinks yang diramalkan menjadi lawan berat Tyson, pada 27 Juni, justru KO hanya dalam 90 detik pada ronde pertama.
Selama tahun 1989, Tyson hanya bertanding dua kali melawan Frank Bruno di mana ia menang di ronde kelima dan melawan Carl Williams di bulan Juli dengan KO di ronde pertama.
Pada 1990 Tyson kehilangan orientasi, kehidupan pribadinya kacau-balau, dan ia tidak berlatih dengan baik. Dalam sebuah pertarungan pada 11 Februari dengan petinju yang tidak terkenal James ‘Buster’ Douglas ia kalah dengan KO pada ronde ke-10. Akibatnya Tyson kehilangan sabuk juaranya yang direbut Douglas. Dua pertarungan berikutnya di tahun 1990 membangkitkan rasa percaya dirinya ketika ia menang dengan KO dalam ronde pertama.
Pada tahun 1991, Tyson bertarung dengan Donovan “Razor” Ruddock dua kali, sekali pada bulan Maret dan kemudian Juni. Pada Agustus 1995 ia bertanding melawan Peter McNeeley dan mengalahkan Buster Mathis Jr. dalam tiga ronde pada bulan Desember.
Pada Maret 1996, Tyson memenangkan sebuah sabuk kejuaraan ketika merebut gelar WBC dari Frank Bruno yang berat langkah dalam tiga ronde. Pada September 1996 Tyson memenangkan kembali gelar WBA dalam 93 detik dari Bruce Seldon, setelah membayar Lennox Lewis $4 juta dolar AS untuk ‘menyingkir’.
Secara resmi, pada tahun 1995, selepas dari penjara di Indiana, Mike Tyson mengumumkan telah memeluk agama Islam yang telah dipelajarinya selama di dalam penjara. Nama Muslim Tyson adalah Malik Abdul Aziz.
Pada tanggal 9 November 1996 ia menghadapi tantangan yang lebih berat dari Evander Holyfield, dalam pertarungan yang lebih dari 11 ronde. Holyfield menang dengan TKO dan menjadi juara dunia tiga kali.
Tyson tidak bertarung lagi hingga Juni 1997 ketika terjadi pertandingan ulang yang sangat dinanti-nantikan melawan Holyfield pada 28 Juni untuk memperebutkan gelar WBA. Tyson didiskualifikasi dalam ronde ketiga, ketika ia menjadi marah karena terkena serudukan oleh Holyfield dan bertarung tanpa karet pelindung gusinya, ia menggigit sepotong dari telinga Holyfield. Ketika wasit Mills Lane memperingatkan dia, Tyson menyerang telinga lainnya Holyfield. Pada 9 Juli Tyson diskors selama setahun dari bertinju dan didenda $3 juta.
Pada Januari 1999, Tyson bertarung dengan Frans Botha dengan menang di ronde ke-5. Pada 5 Februari Tyson dihukum satu tahun penjara, denda $5.000, dan diperintahkan menjalani dua tahun tahanan percobaan dan melakukan 200 jam pelayanan masyarakat atas serangannya pada 31 Agustus 1998 terhadap dua orang setelah kecelakaan mobilnya.
Pada bulan Oktober, ia bertanding dengan Orlin Norris. Pada tahun 2000 Tyson bertarung tiga kali. Yang pertama dilakukan di Inggris melawan Julius Francis. Ia juga bertarung dengan Lou Savarese pada Juni di Glasgow, dan menang pada ronde pertama. Lalu pada Oktober ia menang dalam ronde ke-3 melawan Andrew Golota.
Pada tahun 2001 ia hanya bertarung sekali mengalahkan Brian Nielsen di Kopenhagen dengan TKO pada ronde ke-7.
Tyson berusaha bertarung dengan Lennox Lewis pada 2002 di Nevada, tetapi komisi tinju Nevada menolak memberikannya izin bertanding karena ia menghadapi kemungkinan tuduhan serangan seksual. Pertarungan itu akhirnya berlangsung bulan Juni di Memphis, Tennessee. Tyson kalah KO pada ronde ke-8.
Pada 22 Februari 2003, Tyson memukul seorang penantang Clifford Etienne dalam 49 detik memasuki ronde pertama, juga di Memphis.
Pada 31 Juli 2004 Tyson bertanding dengan petinju Inggris, Danny Williams. Pada tanggal 11 Juni 2005, Tyson menyerah TKO di ronde ke-7 atas Kevin McBride. Tyson memutuskan mengundurkan diri pada ronde ke-7, setelah mengalami frustrasi karena kesulitan menguasai Mc Bride yang dianggap lawan ringan. Setelah pertandingan ini, Tyson mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia tinju.

Chris John Bukan Tandingan Donaire






Nonito Donaire
, Kompas.com – Petinju Filipina, Nonito Donaire disebut sebagai satu petinju pound for pound terbaik di dunia saat ini selain Manny Pacquaio dan Floyd Mayweather Jr.
Penilaian ini diungkapkan oleh legenda tinju dunia, Roy Jones Jr setelah menyaksikan bagaimana cara Donaire mengempaskan lawannya, Fernando Montiel untuk merebut gelar juara dunia kelas bantam versi WBC dan WBO.
"Tidak ada yang mampu menyamai Pacquiao, Mayweather dan Donaire. Mayweather bisa menjadi nomor satu bila masih aktif. Pacquiao sekarang merupakan petinju peringkat puncak," kata Jones.
"Sekarang ada (Donaire) ini. Mereka bertiga merupakan petinju pound for pound," kata Jones.  "Ini bukan soal kontes popularitas. Namun bagaimana mereka bertinju dengan baik. ini memiliki hal yang tidak dimiliki oleh petinju lainnya,’ lanjut Jones.
Setelah mengalahkan Montiel, Donaire tinggal menunggu lawan berikutnya.  Ia dapat saja melakukan pertarungan unifikasi menghadapi pemenang petarungan pada 23 April mendatang antara juara IBO asal Meksiko, Abner Mares (21-0-1, 13 KO) yang akan menghadapi juara IBF, Joseph Agbeko (28-2, 22 KO).
Atau ia menunggu ememnag pertarungan perebutan gelar juara kelas bantam versi WBA antara petinju kidal Anselmo Moreno (30-1-1, 10 KO) yang akan mengfahdapi petinju venzeuela, Lorenzo Parra (31-2-1, 18 KO) pada 26 Februari mandatang.
Namun Donaire dapat juga naik kelas ke bantam super dengan menghadapi juara dunia versi IBF, Steve Molitor (33-1, 12 KO) dan juara WBO, Wilfredo Vazquez (20-0-1, 17 KO). Sementara untuk kelas bulu, terdapat nama petinju Kuba, Yuriorkis Gamboa (19-0, 15 KO) dan juara WBO,  Juan Manuel Lopez (29-0, 26 KO). Di kelas inilah bercokol super champion asal , Chris John. Namun nama Chris John tak pernah disinggung sebagai lawan sepadan Donaire.
Donaire sendiri selalu menmepatkan diri sebagai petiju yang berada di bawah bayang-bayang nama besar Manny Pacquiao.  Apalagi ia sangat mengagumi petinju yang kota yang sama dengannya di General Santos, Filipina. "Saya percaya, kesempatan ini datang dari Pacquiao. Saya tidak peduli bila dianggap sebagai petinju pengekor Pacquiao. Saya sangat meghormati dirinya," kata Donaire.
"Saya ingin menjadi juara tak terkalahkan di kelas yang sesuai berat saya. Namun saya mempercayakan semuanya kepada manajer saya, Cameron Dunkin jika saya harus naik kelas," kata Donaire.
Source: kompas – olahraga

Kelas dalam tinju



Standarnya WBA, WBO, WBC, IBF
STRAWWEIGHT – (105 pounds)
JUNIOR FLYWEIGHT – (108 pounds)
FLYWEIGHT – (112 pounds)
JUNIOR BANTAMWEIGHT – (115 pounds)
BANTAMWEIGHT – (118 pounds)
JUNIOR FEATHERWEIGHT – (122 pounds)
FEATHERWEIGHT – (126 pounds)
JUNIOR LIGHTWEIGHT – (130 pounds)
LIGHTWEIGHT – (135 pounds)
JUNIOR WELTERWEIGHT – (140 pounds)
WELTERWEIGHT – (147 pounds)
JUNIOR MIDDLEWEIGHT – (154 pounds)
MIDDLEWEIGHT – (160 pounds)

George Edward Foreman
































George Edward Foreman (lahir 10 Januari 1949 di Marshall, Texas), adalah sebagai anak yang penuh masalah dan merupakan anak putus sekolah. Pada masa remajanya, Foreman bergabung dengan program President Lyndon Johnson's Jobs Corps, dan di sanalah dia menemukan bakat terpendamnya dalam bidang olahraga tinju.
Kelak, setelah dewasa, Foreman dikenal sebagai juara dunia tinju dua kali yang dianggap sebagai salah satu petinju terbesar sepanjang sejarah. Ia pernah meraih emas di Olimpiade Meksiko 1968 dan mulai terjun ke tinju profesional pada tahun 1969




Foreman memutuskan pensiun dari dunia tinju pada 1977 menyusul kekalahan dari Jimmy Young, namun pada 1987 Foreman kembali menekuni tinju, dan secara mengejutkan berhasil memukul KO ronde 10 juara bertahan Michael Moorer versi WBA dan IBF pada 5 Nopember 1994, sehingga Foreman menjadi petinju tertua sepanjang sejarah yang berhasil menjadi juara dunia kelas berat (45 tahun).


KEHIDUPAN DILUAR TINJU



  • Saat menderita kekalahan dari Jimmy Young, Foreman merenung di kamar gantinya, dan menemukan jalan hidup lain, yakni sebagai pendeta. Dan pada waktu itu, dia memutuskan pensiun dari tinju. Foreman menjadi pendeta di Houston, Texas, serta mendirikan pusat bimbingan bagi anak muda.
  • Foreman memiliki 5 putra dan 5 putri. Kelima putranya diberi nama depan George seperti dirinya.
  • Istri: Adrienne Foreman-Jones (cerai), Cynthia Lewis Foreman (cerai), Andrea Skeete (cerai) dan Mary "Joan" Foreman (istri sampai sekarang)
  • Ayah: J.D. Foreman, Ibu: Nancy Foreman
  • Petinju dengan julukan Big George ini saat ini menjadi seorang pengusaha yang cukup sukses dan mengabdikan dirinya pada Gereja. Contoh kesuksesan usaha Foreman aalah produksi pakaian kasual untuk pria dengan ukuran super besar dengan merk Big and Tall.
  • Ikon dalam produk "George Foreman Grill"

Mohammad Ali















KILAS BALIK

  • 17 Januari 1942: Lahir dengan nama Cassius Marcellus Clay GEPEN-K BANE, Jr. dari ayah Cassius Marcellus Clay, Sr., seorang pelukis billboard (papan iklan) dan rambu lalu lintas dan ibu Odessa Grady Clay, seorang pencuci pakaian.
  • Pada usia 12 tahun, Clay, jr. melapor kepada polisi bernama Joe Martin, bahwa sepeda BMX barunya dicuri orang. Joe Martin, yang juga seorang pelatih tinju di Louisville, mengajari Clay kecil cara bertinju agar dapat menghajar si pencuri sepeda. Clay kecil sangat antusias berlatih tinju di bawah bimbingan Martin.
  • 1960: Meraih medali emas kelas berat ringan Olimpiade 1960 di Roma, Italia.
  • 29 Oktober 1960: Debut pertama di ring profesional. Menang angka 6 ronde atas Tunney Hunsaker.
  • 25 Februari 1964: Merebut gelar juara dunia kelas berat dengan menang TKO ronde 7 dari 15 ronde yang direncanakan atas Sonny Liston di Florida, Amerika Serikat. Liston mengalami cedera pada leher yang membuatnya mengundurkan diri dari pertandingan.
  • Segera setelah menang atas Liston, Clay memproklamirkan agama dan nama barunya, Muhammad Ali, serta masuknya dia dalam kelompook Nation of Islam yang kontroversial. (Pada buku biografi Ali yang diluncurkan pada tahun 2004, Ali mengaku sudah tidak bergabung dengan NOI, tapi bergabung dengan jamaah Islam Sunni pada tahun 1975.
  • 25 Mei 1965: tanding ulang antara Ali melawan Liston yang penuh kontroversi. Pukulan Ali yang begitu cepat menimbulkan spekulasi di kalangan tinju yang menyebut pukulan Ali sebagai 'phantom punch'. Pukulan itu begitu cepat, sehingga tidak tampak mengenai Liston yang roboh. Banyak isu yang berkembang, termasuk suap dan ancaman orang-orang NOI terhadap Liston dan keluarganya, tapi Liston membantah semua itu dengan menyatakan pukulan Ali menghantamnya dengan keras.
  • 1967 - 1970 Ali diskors oleh Komisi Tinju karena menolak program wajib militer pemerintah Amerika Serikat dalam perang Vietnam. Ungkapannya yang terkenal dalam menolak wamil ini, "Saya tidak ada masalah dengan orang-orang Vietcong, dan tidak ada satupun orang Vietcong yang memanggilku dengan sebutan Nigger!"
  • 8 Maret 1971, Ali kalah angka dari Joe Frazier di New York, dan harus menyerahkan gelarnya.
  • 30 Oktober 1974: Rumble in the Jungle. Ali merebut kembali gelar juara kelas berat WBC dan WBA setelah menumbangkan George Foreman di Kinsasha, Zaire pada ronde ke 8.
  • 1 Oktober 1975: Thrilla in Manila. Presiden Ferdinand Marcos memboyong pertandingan Ali vs Fraizer III ke kota Manila, Filipina. Ali menang TKO ronde 14 dalam pertandingan yang sangat seru dan menegangkan, bahkan disebut sebagai salah satu "pertandingan tinju terbaik abad ini". Frazier yang kelelahan akhirnya menyerah dan tidak mau melanjutkan pertandingan pada istirahat menjelang ronde ke-15. Setelah itu, saat akan wawancara dengan televisi, Ali terjatuh karena kehabisan tenaga; setelah istirahat beberapa menit, wawancara bisa dilakukan, tapi Ali harus duduk di bangku karena sudah kehabisan tenaga.
  • 15 September 1978: Ali mengalahkan Leon Spinks dengan angka 15 ronde di New Orleans. Ali mengukuhkan diri sebagai petinju pertama yang merebut gelar juara kelas berat sebanyak 3 kali.
  • 6 September 1979: Ali menyatakan mengundurkan diri dari tinju, dan gelar dinyatakan kosong.
  • 2 Oktober 1980: Ali kembali ke ring tinju, melawan bekas kawan latih tandingnya, Larry Holmes, yang telah menjadi juara dunia kelas berat dalam pertandingan yang diberi judul "The Last Hurrah". Dalam pertandingan yang berat sebelah, Ali tidak mampu berkutik, sedang Holmes tampak tidak tega 'menghabisi' Ali yang tak berdaya. Ali menyerah dan mengundurkan diri pada ronde 11, Holmes dinyatakan menang TKO.
  • Disebutkan, dalam laporan medis yang dilakukan di Mayo Clinic, Ali dinyatakan menderita gejala sindrom Parkinson seperti tangan yang gemetar, bicara yang mulai lamban, serta ada indikasi bahwa ada kerusakan pada selaput (membran) di otak Ali. Namun Don King merahasiakan hasil medis ini, dan pertandingan Ali vs Holmes tetap berlangsung.
  • Sebelum pertandingan melawan Larry Holmes ini, Dr. Ferdie Pacheco, dokter pribadi yang telah mendampingi Ali selama puluhan tahun, dengan terpaksa mengundurkan diri karena Ali tidak mau mendengarkan nasehatnya untuk menolak pertandingan melawan Holmes, dan lebih memilih bertanding melawan Holmes. Dalam salah satu buku biografi Ali, Pacheco mengemukakan bahwa selama latihan Ali sempat kencing darah akibat kerusakan ginjal terkena pukulan, dia juga mengemukakan bahwa Ali sudah memiliki gejala sindrom Parkinson sejak sebelum pertandingan ini.
  • Setelah pertandingan tersebut, dilakukan cek medis ulang, dan hasilnya menguatkan hasil sebelumnya.
  • 11 Desember 1981, sekali lagi Ali yang sudah uzur, mencoba kembali ke dunia tinju melawan Trevor Berbick di Bahama dalam pertandingan yang diberi tajuk "Drama in Bahama". Dalam kondisi renta, Ali mampu tampil lebih bagus daripada saat melawan Holmes, walaupun akhirnya kalah angka 10 ronde. Setelah pertandingan ini, Ali benar-benar pensiun dari dunia tinju.


KELUARGA

  • Istri pertama: Sonji Roi (menikah tanggal 14 Agustus 1964, namun cerai pada 10 januari 1966 karena Ali menganggap Roi tidak berpakaian Islami).
  • Istri kedua: Belinda Boyd (menjadi Khalilah Ali setelah menikah), menikah pada 17 August 1967. Mereka memiliki 3 anak, Jamilah dan Rasheda (putri kembar) dan Muhammad Ali, Jr. Ali dan Belinda akhirnya bercerai karena Belinda mendapati Ali berselingkuh dengan Veronica Porche Anderson. Dalam film dokumenter Ali ("When We Were Kings") ditunjukkan Belinda 'melabrak' Ali di arena, menjelang pertandingan Ali vs Foreman di Zaire, 1975. Pada tahun 1977, Ali dan Belinda resmi bercerai.
  • Pada tahun 1977 pula, Ali menikah dengan Veronica Porche Anderson (lebih dikenal sebagai Veronica Ali), dan memiliki dua putri Hanna dan Laila Ali. Laila Ali sendiri kelak memutuskan jadi petinju wanita, dan kelak menjadi juara dunia tinju wanita. Ali dan Veronica tetap menjadi pasutri sampai sekarang.

Istilah dalam tinju

Clinch adalah gerakan dalam olahraga tinju untuk mendekati atau memeluk lawan. Gunanya adalah untuk mengurangi jarak pukul lawan, sehingga lawan tidak mempunyai ruang yang cukup untuk melontarkan pukulan. Di olahraga tinju, clinch sebetulnya tidak dilarang, hanya saat terjadi clinch, kedua petinju akan dipisahkan oleh wasit. Namun jika terlalu banyak melakukan clinch, wasit senantiasa akan menegurnya, dan jika setelah beberapa kali teguran petinju tersebut masih melakukan clinch, maka petinju tersebut bisa terkena sanksi berupa pemotongan nilai sampai dengan diskualifikasi.
Dokter ring adalah orang yang berprofesi dokter yang ditugaskan dalam suatu pertandingan tinnu untuk membantu wasit pada saat petinju mengalami cedera atau pendarahan. Tugas dokter ring al.:
* Memberi rekomendasi kepada wasit untuk menghentikan pertandingan
jika suatu petinju secara medis berada dalam kondisi berbahaya.
Bagaimanapun, keputusan untuk menghentikan pertandingan ada di
tangan wasit, dokter ring hanya memberi rekomendasi.
* Memberikan pertolongan pertama di atas ring jika terjadi cedera.
* Memeriksa kondisi kesehatan petinju sebelum dan sesudah
pertandingan.
Pukulan “Cross” dalam tinju bukan merupakan pukulan standar seperti
jab, straight, hook atau upper cut, melainkan pukulan modifikasi, merupakan gabungan antara pukulan straight dan upper cut, dengan target rahang atau
perut lawan.
Hook dalam bahasa Inggris berarti kait. Dan memang posisi seperti itu yang dilakukan oleh seorang petinju dalam melontarkan pukulan hook. Pukulan hook dapat dilontarkan kedua tangan, kanan dan kiri. Pukulan hook dikenal sangat mematikan dalam tinju.
Petinju kelas berat Mike Tyson dulu sangat ditakuti karena pukulan hooknya sering memukul KO lawan, sedang petinju Indonesia Ellyas Pical memiliki pukulan hook kiri yang sangat keras, dan sering memukul KO lawan dengan senjata andalan hook kiri. Karena keandalan pukulan tersebut Pical dijuluki sebagai Exocet.
Jab adalah pukulan pembuka dalam olahraga tinju. Pukulan jab berupa pukulan lurus ke depan, bisa mengarah ke muka atau badan lawan. Biasanya, pukulan jab dilontarkan dengan tangan kiri (jika petinju tersebut bergaya ortodoks atau dengan tangan kanan jika petinju tersebut bergaya kidal. Tapi itu bukan sesuatu yang pasti, ada kalanya petinju ortodoks melontarkan jab dengan tangan kanan, dan sebaliknya, tergantung posisi saat melontarkan pukulan. Pukulan jab, biasanya berfungsi mengganggu konsentrasi lawan atau sekedar pukulan pembuka dalam suatu serangan, namun tidak jarang pukulan jab bisa terlontar dengan keras dan memukul lawan dan membuatnya KO.
KO adalah singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris Knockout adalah suatu kondisi kemenangan dalam beberapa olahraga beladiri full-contact seperti tinju, kickboxing dll. Seorang petinju dinyatakan kalah KO jika dia terjatuh akibat pukulan, dan tidak mampu bangkit atau merespon pertanyaan wasit sampai dengan hitungan ke-10, atau sampai dengan hitungan ke-20 jika petinju tersebut jatuh terlempar sampai ke luar ring.
__________________

Rabu, 06 April 2011

Profil Erik Morales







 Statistics

  • Date of Birth : 01/09/1979
  • Nationality : Mexican
  • Nickname : El Terrible
  • Height : 5' 8”
  • Reach : 72”
  • Rated at : Lightweight
  • Managed by : His father, Jose Morales
  • Trained by : Fernando Fernandez and Jose Morales
  • Total Fights : 54
  • Total Wins : 48
Career Highlights
  • WBC World No. 1
  • WBA World No. 1
  • Ranked The Ring No. 2
  • WBC Super Featherweight World Champion, one successful defence
  • IBF Jr. Lightweight World Champion
  • Two-time WBC Featherweight World Champion, three successful defences
  • WBC Super Bantamweight World Champion, nine successful defences
  • NABF 1996 “Boxer of the Year”
  • Mexican Super Bantamweight Champion, one successful defence