Sabtu, 09 April 2011

Profil Mike Tyson




















Nama : Michael Gerard Tyson
Lahir : Brooklyn, 30 Juni 1966
Julukan : Iron Mike, Kid Dynamite, Baddest Man on the Planet
Kebangsaan : Amerika Serikat
Karir Tinju :
Total Pertandingan : 58
Menang : 50
Menang KO : 44
Kalah : 6
Gelar :
National Golden Gloves Champion Heavyweight tahun 1984.
Undisputed Heavyweight Champion (sabuk WBA, IBF, dan WBC), 1 August 1987–11 February 1990.
WBC Heavyweight Champion, 22 November 1986–11 February 1990, 16 March 1996–1997 (Vacated).WBA Heavyweight Champion, 7 March 1987–11 February 1990, 7 September 1996 –9 November 1996.
IBF Heavyweight Champion, 1 August 1987–11 February 1990.
Penghargaan :
Juara Dunia Kelas Berat Termuda
Petinju Terbaik dari Majalah Ring tahun 1988
BBC Sports Personality of the Year Overseas Personality Tahun 1989
BIOGRAFI
Michael Gerard Tyson, lahir pada tanggal 30 Juni 1966 di New York City, Amerika Serikat adalah seorang petinju profesional dan mantan juara kelas Berat.
Mike Tyson bertanding secara profesional pertama kali pada tanggal 6 Maret 1985 di Albany, New York. Ia menang di ronde pertama. Ia kemudian bertinju 15 kali lagi di tahun 1985, memenangkan semua pertandingan dengan knockout, dan hampir semuanya di ronde pertama.
Pada tahun 1986, ia bertanding sebanyak 12 kali, peringkatnya cepat bertambah naik dan menarik perhatian media massa. Pada tanggal 22 November 1986 Tyson mendapat kesempatan pertama untuk meraih gelar kelas berat WBC melawan Trevor Berbick.
Pada usianya 20, Tyson menjadi juara kelas Berat termuda di dunia. Karirnya sampai pada saat ini sering disamakan oleh banyak kritikus dengan karir Joe Louis.
Di tahun 1987, Tyson mempertahankan gelarnya saat melawan James ‘Bonecrusher’ Smith pada tanggal 7 Maret di Las Vegas, Nevada. Ia menang angka dan menambahkan gelar WBA dari Smith ke koleksinya.
Pada bulan Mei, ia mengalahkan Pinklon Thomas dengan KO pada ronde ke-6. Pada tanggal 1 Agustus ia merebut gelar IBF dari Tony Tucker dengan menang angka untuk menjadi “juara tinju dunia kelas berat yang tidak terbantahkan”. Setelah itu ia hanya bertinju sekali lagi di 1987 melawan juara Olimpiade 1984 Tyrell Biggs di bulan Oktober, menang KO di ronde ketujuh.
Pada tahun 1988, Tyson bertanding tiga kali melawan Larry Holmes pada 22 Januari dengan kemenangan TKO ronde keempat, melawan Tony Tubbs di Tokyo di bulan Maret dengan KO di ronde kedua dan melawan Michael Spinks yang diramalkan menjadi lawan berat Tyson, pada 27 Juni, justru KO hanya dalam 90 detik pada ronde pertama.
Selama tahun 1989, Tyson hanya bertanding dua kali melawan Frank Bruno di mana ia menang di ronde kelima dan melawan Carl Williams di bulan Juli dengan KO di ronde pertama.
Pada 1990 Tyson kehilangan orientasi, kehidupan pribadinya kacau-balau, dan ia tidak berlatih dengan baik. Dalam sebuah pertarungan pada 11 Februari dengan petinju yang tidak terkenal James ‘Buster’ Douglas ia kalah dengan KO pada ronde ke-10. Akibatnya Tyson kehilangan sabuk juaranya yang direbut Douglas. Dua pertarungan berikutnya di tahun 1990 membangkitkan rasa percaya dirinya ketika ia menang dengan KO dalam ronde pertama.
Pada tahun 1991, Tyson bertarung dengan Donovan “Razor” Ruddock dua kali, sekali pada bulan Maret dan kemudian Juni. Pada Agustus 1995 ia bertanding melawan Peter McNeeley dan mengalahkan Buster Mathis Jr. dalam tiga ronde pada bulan Desember.
Pada Maret 1996, Tyson memenangkan sebuah sabuk kejuaraan ketika merebut gelar WBC dari Frank Bruno yang berat langkah dalam tiga ronde. Pada September 1996 Tyson memenangkan kembali gelar WBA dalam 93 detik dari Bruce Seldon, setelah membayar Lennox Lewis $4 juta dolar AS untuk ‘menyingkir’.
Secara resmi, pada tahun 1995, selepas dari penjara di Indiana, Mike Tyson mengumumkan telah memeluk agama Islam yang telah dipelajarinya selama di dalam penjara. Nama Muslim Tyson adalah Malik Abdul Aziz.
Pada tanggal 9 November 1996 ia menghadapi tantangan yang lebih berat dari Evander Holyfield, dalam pertarungan yang lebih dari 11 ronde. Holyfield menang dengan TKO dan menjadi juara dunia tiga kali.
Tyson tidak bertarung lagi hingga Juni 1997 ketika terjadi pertandingan ulang yang sangat dinanti-nantikan melawan Holyfield pada 28 Juni untuk memperebutkan gelar WBA. Tyson didiskualifikasi dalam ronde ketiga, ketika ia menjadi marah karena terkena serudukan oleh Holyfield dan bertarung tanpa karet pelindung gusinya, ia menggigit sepotong dari telinga Holyfield. Ketika wasit Mills Lane memperingatkan dia, Tyson menyerang telinga lainnya Holyfield. Pada 9 Juli Tyson diskors selama setahun dari bertinju dan didenda $3 juta.
Pada Januari 1999, Tyson bertarung dengan Frans Botha dengan menang di ronde ke-5. Pada 5 Februari Tyson dihukum satu tahun penjara, denda $5.000, dan diperintahkan menjalani dua tahun tahanan percobaan dan melakukan 200 jam pelayanan masyarakat atas serangannya pada 31 Agustus 1998 terhadap dua orang setelah kecelakaan mobilnya.
Pada bulan Oktober, ia bertanding dengan Orlin Norris. Pada tahun 2000 Tyson bertarung tiga kali. Yang pertama dilakukan di Inggris melawan Julius Francis. Ia juga bertarung dengan Lou Savarese pada Juni di Glasgow, dan menang pada ronde pertama. Lalu pada Oktober ia menang dalam ronde ke-3 melawan Andrew Golota.
Pada tahun 2001 ia hanya bertarung sekali mengalahkan Brian Nielsen di Kopenhagen dengan TKO pada ronde ke-7.
Tyson berusaha bertarung dengan Lennox Lewis pada 2002 di Nevada, tetapi komisi tinju Nevada menolak memberikannya izin bertanding karena ia menghadapi kemungkinan tuduhan serangan seksual. Pertarungan itu akhirnya berlangsung bulan Juni di Memphis, Tennessee. Tyson kalah KO pada ronde ke-8.
Pada 22 Februari 2003, Tyson memukul seorang penantang Clifford Etienne dalam 49 detik memasuki ronde pertama, juga di Memphis.
Pada 31 Juli 2004 Tyson bertanding dengan petinju Inggris, Danny Williams. Pada tanggal 11 Juni 2005, Tyson menyerah TKO di ronde ke-7 atas Kevin McBride. Tyson memutuskan mengundurkan diri pada ronde ke-7, setelah mengalami frustrasi karena kesulitan menguasai Mc Bride yang dianggap lawan ringan. Setelah pertandingan ini, Tyson mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia tinju.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar