Senin, 13 Juni 2011

Mike Tyson (Malik Abdul Aziz), legenda tinju dunia





Michael Gerard Tyson alias Malik Abdul Aziz(lahir 30 Juni 1966, New York City, Amerika Serikat) adalah petinju profesional dan mantan juara kelas berat. Karirnya yang sangat menjanjikan terhambat oleh berbagai kasus kriminal. Julukan Mike Tyson secara internasional adalah "Iron", merujuk pada postur tubuhnya yang kuat bagaikan besi. Beberapa media yang lain lebih suka menyebutnya sebagai "the Baddest Man on Earth", yang mrujuk pada perangainy yang buruk, baik di dalam maupu di luar ring tinju. Sedangkan pers Indonesia lebih senang menyebut Tyson sebagai "Si Leher Beton" merujuk pada lingkaran leher Tyson pada masa jayanya yang ekstra besar dari ukuran normal, dan tampak begitu kokoh.

Masa muda

Dilahirkan di kawasan Bronx, New York City, Tyson adalah salah seorang petinju paling ditakuti karena kebrutalannya. Ia keluar masuk penjara anak-anak dan dikeluarkan dari sekolah. Ia kemudian ditarik keluar dari sekolah anak nakal oleh pelatih tinju terkenal, Cus D'Amato, karena ia melihat potensi dalam dirinya.

Karir dan Perjalanan Hidup


Dalam sekejap menjadi bintang tenar

Karir Mike Tyson berawal dari tinju amatir, sebelum terjun ke tinju profesional, setelah kalah angka dalam kualifikasi tinju amatir menuju Olimpiade dari Henry Tillman.

Mike Tyson bertanding secara profesional pertama kali pada tanggal 6 Maret 1985 di Albany, New York. Ia menang di ronde pertama. Ia kemudian bertinju 15 kali lagi di 1985, memenangkan semua pertandingan dengan KO, dan hampir semuanya di ronde pertama. Ia bertanding 12 kali di 1986, melejit dalam peringkat para petinju dan menarik perhatian media massa. Pada tanggal 22 November 1986 Tyson mendapat kesempatan pertama untuk meraih gelar, melawan Trevor Berbick untuk kelas berat versi WBC. Dua ronde kemudian, pada usia 20, Tyson menjadi juara dubnia kelas berat termuda di dunia.

Di tahun 1987, Tyson mempertahankan gelar melawan James 'Bonecrusher' Smith pada tanggal 7 Maret di Las Vegas, Nevada. Ia menang angka dan menambahkan gelar WBA milik Smith menjadi koleksinya. 'Tyson mania' meledak di media massa. Ia mengalahkan Pinklon Thomas di bulan Mei dengan KO pada ronde keenam. Pada tanggal 1 Agustus ia merebut gelar IBF dari Tony Tucker dengan menang angka untuk menjadi "juara tinju dunia kelas berat sejati" (Catatan: "juara sejati" merujuk pada tiga gelar juara di tiga komisi tinju dunia: WBA, WBC dan IBF). Setelah itu ia hanya bertinju sekali lagi di 1987 melawan juara Olimpiade 1984 Tyrell Biggs di bulan Oktober, menang KO di ronde ketujuh.

Tyson bertanding tiga kali di 1988, melawan petinju veteran dan mantan juara kelas berat Larry Holmes pada 22 Januari dengan kemenangan TKO ronde keempat; melawan Tony Tubbs di Tokyo di bulan Maret, KO ronde kedua; dan melawan Michael Spinks yang diramalkan menjadi lawan berat Tyson, pada 27 Juni, justru tersungkur KO hanya dalam 90 detik pada ronde pertama.


Kontroversi

Selain prestasinya di dunia tinju, masalah-masalah pribadi Tyson juga diekspos oleh pers. Pernikahannya dengan Robin Givens menuju pada perceraian, dalam sebuah rumah tangga yang kurang harmonis dan dibumbui berbagai kasus kekerasan dalam rumahtangga. Kelak Tyson menikah lagi dengan Dr. Monica Turner yang memberinya beberapa anak, namun keluarga inipun berantakan.

Banyak pula berita mengenai dugaan bahwa kontraknya diliciki oleh Don King dan Bill Cayton, yang akhirnya membawa kepada perpecahan di antara mereka.

Selama 1989, Tyson hanya bertanding dua kali: melawan Frank Bruno di mana ia menang di ronde kelima dan melawan Carl Williams di bulan Juli dengan KO di ronde pertama.

Pada 1990 Tyson kehilangan orientasi, kehidupan pribadinya kacau-balau, dan ia tidak berlatih dengan baik. Dalam sebuah pertarungan pada 11 Februari dengan petinju yang tidak terkenal James 'Buster' Douglas ia kalah dengan KO pada ronde ke-10, meskipun pada ronde ke-8 managernya memprotes wasit karena 'hitungan yang terlalu lambat'. Akibatnya Tyson kehilangan sabuk juaranya yang direbut Douglas. Dua pertarungan berikutnya dalam 1990 membangkitkan rasa percaya dirinya ketika ia menang dengan KO dalam ronde pertama.

Pada 1991 Tyson bertarung dengan Donovan "Razor" Ruddock dua kali, sekali pada bulan Maret dan kemudian Juni. Kedua pertarungan ini diingat karena ucapan "penjara" Tyson kepada lawannya. Ia berkata kepada Ruddock, "Setiap orang tahu kamu bencong, dan kamu naksir saya. Saya akan menjadikan kamu pacar saya. Saya tidak tahan untuk memukuli orang cantik seperti kamu". Pertarungan pertama yang dimenangkan Tyson dalam ronde ke-7 mengandung kontroversi tetapi pada pertarungan kedua, yang dilakkan Tyson sambil menunggu pertarungan melawan ujuara baru Evander Holyfield, Tyson menang dengan angka.


Perkosaan, penjara dan sesudahnya

Tyson diadili di Indiana dengan tuduhan perkosaan atas peserta pertandingan Miss Black America tahun 1991 yang bernama Desiree Washington pada 27 Januari 1992. Tyson dinyatakan bersalah melakukan perkosaan pada 10 Februari dan dipenjara selama 3 tahun. (Menurut hukum Indiana, seorang tertuduh yang dinyatakan bersalah melakukan kejahatan harus langsung menjalani masa hukuman di penjara segera setelah hukuman dijatuhkan). Akibatnya, Tyson tidak bertarung lagi hingga 1995.

Sebagai pertarungan pembukaan setelah ia keluar dari penjara, ia melawan Peter McNeeley pada Agustus dan mengalahkan Buster Mathis Jr. dalam tiga ronde pada Desember 1995. Pada Maret 1996 Tyson memenangkan sebuah sabuk kejuaraan ketika merebut gelar WBC dari Frank Bruno yang berat langkah dalam tiga ronde. Pada September 1996 Tyson memenangkan kembali gelar WBA dalam 93 detik dari Bruce Seldon, setelah membayar Lennox Lewis $4 juta dolar AS untuk 'menyingkir'. Tyson dikritik banyak orang karena melawan petinju-petinju yang sangat tidak bermutu. Misalnya, dikatakan bahwa "lawan-lawan" McNeeleys umumnya kalah dalam 3/4 pertarungan mereka. Mathis adalah lawan yang tidak bermutu, petinju yang pukulannya tidak keras dan kemasyhuran satu-satunya hanyalah bahwa ayahnya pun pernah menjadi petinju yang bertarung melawan Joe Frazier dan Muhammad Ali. Seldon dicemooohkan karena kekalahannya pada ronde pertama melawan Tyson karena ia dipukul oleh sebuah pukulan yang sangat ringan. Banyak yang menuduhnya cuma ketakutan sehingga ia menyerah begitu saja.


Masuk Islam

Secara resmi, pada 1995, selepas dari penjara di Indiana, Mike Tyson mengumumkan telah memeluk agama Islam yang telah dipelajarinya selama di dalam penjara. Nama Muslim Tyson adalah Malik Abdul Aziz.


Pertarungan dengan Holyfield


Pada 9 November, 1996 ia menghadapi he tantangan yang lebih berat dari Evander Holyfield, dalam pertarungan yang lebih dari 11 ronde. Holyfield menang dengan TKO dan menjadi juara dunia tiga kali.

Tyson tidak bertarung lagi hingga Juni 1997 ketika terjadi pertandingan ulang yang sangat dinanti-nantikan melawan Holyfield pada 28 Juni untuk memperebutkan gelar WBA. Tyson didiskualifikasi dalam ronde ketiga, ketika ia menjadi marah karena terkena serudukan oleh Holyfield dan bertarung tanpa karet pelindung gusinya, ia menggigit sepotong dari telinga Holyfield. Ketika wasit Mills Lane memperingatkan dia, Tyson menyerang telinga lainnya Holyfield. Pada 9 Juli Tyson diskors selama setahun dari bertinju dan didenda $3 juta.


Karir merosot

Pada Januari 1999 Tyson bertarung dengan Frans Botha, seorang petinju Afrika Selatan. Pada awalnya Botha mengendalikan pertarungan, namun Tyson mendaratkan sebuah pukulan yang telak di ronde ke-5 yang menjatuhkan Botha. Pada 5 Februari Tyson dihukum satu tahun penjara, denda $5.000, dan diperintahkan menjalani dua tahun tahanan percobaan dan melakuan 200 jam pelayanan masyarakat atas serangannya pada 31 Agustus 1998 terhadap dua orang setelah kecelakaan mobilnya. Ia menjalani 9 bulan masa tahanan. Ketika dikeluarkan, ia bertarung dengan Orlin Norris pada Oktober. Dalam sebuah adegan bohong, Norris mengaku pergelangan kakinya terkilir pada ronde pertama dan menolak untuk melanjutkan pertarungan.

Pada tahun 2000 Tyson bertarung tiga kali. Yang pertama dilakukan di Inggris melawan Julius Francis, meskipun sejumlah penggemar merasa bahwa Tyson mestinya argumen sebelum pertarungan, apakah Tyson mestinya dibolehkan masuk ke Inggris, lebih menarik daripada KO pada ronde kedua yang dialami Francis. Ia juga bertarung dengan Lou Savarese pada Juni di Glasgow, dan menang pada ronde pertama. Lalu pada Oktober ia menang dalam ronde ke-3 melawan Andrew Golota, yang terkenal kotor. Hasil pertandingan kemudian dianggap batal ketika Tyson gagal dalam menjalani tes penggunaan obat perangsang yang berkaitan dengan pertarungannya. Pada tahun 2001 ia cuma bertarung sekali mengalahkan Brian Nielsen di Kopenhagen dengan TKO pada ronde ke-7.

Tyson berusaha bertarung dengan Lennox Lewis pada 2002 di Nevada, tetapi komisi tinju Nevada menolak memberikannya izin bertanding karena ia menghadapi kemungkinan tuduhan serangan seksual. Pernyataan Tyson terhadap Lewis jauh lebih memuakkan daripada yang pernah dikatakannya sebelumnya "Saya ingin memakan jantungmu dan kemudian anak-anakmu juga," teriaknya. Keributan pada sebuah konferensi pers akhirnya menghapuskan kesempatan bertarung di Nevada. Pertarungan itu akhirnya berlangsung bulan Juni di Memphis, Tennessee. Tyson kalah KO pada ronde ke-8.

Pada 22 Februari 2003, Tyson memukul seorang penantang Clifford Etienne dalam 49 detik memasuki ronde pertama, juga di Memphis. Pertemuan sebelum pertarungan dicemari oleh desas-desus bahwa Tyson tidak cukup fit untuk bertarung dan bahwa ia meninggalkan saat latihan untuk berpesta di Las Vegas dan membuat tato baru di mukanya.


Mencapai titik terendah

Pada Agustus 2003, setelah tahun-tahun perjuangan keuangan, Tyson akhirnya bangkrut. Rekening banknya telah dikatakan berjumlah hanya sekitar 5.000 dolar. Di tengah seluruh masalah ekonominya, ia dinobatkan Majalah Ring di nomor 16 di antara seluruh pemukul terbaik sepanjang masa dalam sejarah tinju pada 2003.

Pada 31 Juli 2004 Tyson menghadapi orang Inggris Danny Williams yang tak dipandang di pertandingan 'come-back' lainnya yang diadakan di Louisville, Kentucky. Tyson mendominasi pembukaan 2 ronde. Ronde ke-3 lebih seri, dengan Williams yang mendapat beberapa pukulan bersih dan juga sedikit yang tak sah, untuk yang mana ia dipidanakan. Di ronde ke-4 Tyson secara mengejutkan dikalahkan. Ia sedang mencoba bertanding dengan 1 kaki karena ikat tulang kakinya robek. Williams melayangkan lebih dari 20 pukulan tak terbalas walau Tyson sepertinya tak luka oleh pukulan-pukulan itu. Sepertinya ia hanya terhuyung-huyung dan saat ia dipukul sampai jatuh, ia tak mencoba kembali bangun. Inilah kekalahan karir ke-5 Tyson. Tyson menyobek ikat tulang di lututnya selama ronde pertama. Ia menjalani pembedahan 4 hari setelah pertandingan. Managernya Shelly Finkel menyatakan bahwa Tyson tak bisa melemparkan tangan kana yang berarti setelah luka pada lutut.

Karirnya benar-benar habis setelah pada 11 Juni 2005 menyerah TKO ronde 7 atas Kevin McBride. Tyson memutuskan mengundurkan diri pada ronde 7, setelah mengalami frustrasi karena kesulitan menguasai Mc Bride yang dianggap lawan ringan. Sebelumnya, pada puncak frustrasinya, Tyson menanduk secara sengaja lawannya, dan berakibat nilainya dipotong 2 angka oleh wasit Joe Cortez. Setelah pertandingan ini, Tyson mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia tinju.

Sempat tampil beberapa kali dalam pertandingan eksibisi empat rondean pada tahun 2006, bahkan sempat pula dilirik oleh promotor Muhammad Arsyad untuk bertanding eksibisi pada pertandingan Chris John, namun hingga kini kiprah Tyson jarang terdengar.


Trivia

Juara dunia kelas berat termuda di usia 20.

Rekor Tyson berada pada 50 kali menang, 5 kali kalah dan 2 tanpa keputusan, dengan 44 KO.

Pada 1987, pada sebuah pesta, filsuf terkenal A.J. Ayer menemukan Mike Tyson menggoda Naomi Campbell dan meminta Tyson berhenti. Tyson berkata "Tahukah Anda siapakah saya yang f*ck? Sayalah juara kelas berat dunia." Ayer menjawab "Dan sayalah mantan Guru Besar Logika Wykeham!. Kami berdua sangat unggul di bidang kami; Saya usulkan kalau kita bicara tentang lelaki yang sepertinya rasional ini."

Pada 1989 Tyson dianugerahi BBC Sports Personality of the Year Overseas Personality Award. Mike Tyson menambahkan pada rekornya sebuah mobil yang rusak di Scottsdale, Arizona –setelah semalam minum-minum dan ditahan. Tyson sedang berlatih bertanding di bulan Maret.

Tyson adalah penyelenggara pertandingan WWF di WrestleMania XIV pada 29 Maret 1998 yang mana ia berpura-pura menjadi anggota D-Generation X dan mengakhiri memukul Shawn Michaels dan membuat 3 hitungan untuk Stone Cold Steve Austin untuk memenangkan Kejuaraan WWF dan Michaels.


Cameo dan parodi

Di The Simpsons, petinju (dan penjahat terhukum) "Drederick Tatum" dengan jelas diperagakan pada Mike Tyson.
Pada 1987, Nintendo meluncurkan Mike Tyson's Punch-Out!!, dan game NES berdasar pada arcade game "Punch Out!!", walau kemudian ada versi yang diluncurkan pada 1990 yang menggantikan Mike Tyson dengan karakter fiktif, "Mr. Dream" setelah lisensi Nintendo dengan Mike Tyson habis. Ini dianggap menjadi satu dari game terbaik yang diluncurkan NES, dan sangat dianggap hingga kini.
Dalam versi Jepang seri Street Fighter II Capcom, Balrog disebut Mike Bison, sebagai parodi Mike Tyson, kemungkinan dipanggil dengan nama lengkap "Michael Gerard Bison." Capcom USA mengganti nama Shadaloo Grandmasters kira-kira untuk versi American untuk menghindari perkara hukum yang mungkin dari Mike Tyson. Karakter yang awalnya dinamai Balrog dinamai kembali Vega. Karakter yang awalnya dinamai Vega dinamai kembali M. Bison.
Tampil sebagai bintang tamu pada film Rocky Balboa atau Rocky VI (2007).

profil :

Lahir------------------------->>30 Juni 1966
Jumlah pertandingan------>>57 (2 tanpa keputusan)
Menang--------------------->>50
Kalah------------------------>>5
Banding--------------------->>0
KO--------------------------->>44

Gelar-gelar
Kelas Berat
(WBA, WBC, IBF, WBO)

sumber - berbagai sumber

Selasa, 10 Mei 2011

Mayweather takut melawan Pacman..???

VIVAnews - Negosiasi mega-tarung Manny Pacquiao melawan Floyd Mayweather Jr kembali dibuka. Meski begitu, Pacquiao tetap fokus ke pertarungan lawan Shane Mosley.

Pacquiao telah memulai persiapannya, Selasa 1 Maret 2011, jelang pertarungan menghadapi Mosley pada perebutan gelar juara dunia welter WBO di MGM Grand Arena, Las Vegas, 7 Mei 2011.

Namun di sela-sela persiapan menghadapi Mosley, penasehat Pacquiao, Michael Koncz, menegaskan negosiasi pertarungan Mayweather kembali dibuka. Koncz mengaku negosiasi berjalan dengan lancar.

"Sejauh ini, semuanya terlihat positif. Kami selalu mengharapkan pertarungan menghibur melawan Mayweather," ujar Koncz seperti dilansir Manila Buletin, Jumat 4 Maret 2011.

Usaha untuk mempertemukan Pacquiao, yang memegang delapan gelar juara dunia di kelas berbeda, dengan Mayweather sudah dicoba beberapa kali, namun selalu gagal.

Negosiasi pertama gagal setelah pihak Mayweather meminta Pacquiao untuk menjalankan tes darah, yang ditolak pihak Pac-Man. Pembicaraan kedua pihak Pacquiao menyetujui tes darah 14 hari sebelum pertarungan, tapi giliran pihak Mayweather yang menampik negosiasi.

Sementara itu CEO promotor Top Rank, Bob Arum, menegaskan jika saja Mayweather dipegang oleh promotor Don King, mungkin pertarungan Pacquiao melawan Mayweather akan cepat terlaksana.

Saat ini Mayweather, yang memiliki rekor 41 main 41 menang dan 25 KO ini, masih di bawah bendera Golden Boy Promotion milik mantan petinju Oscar de la Hoya.
• VIVAnews

Pesan Tyson untuk Manny Pacquiao

VIVAnews - Jelang pertarungan gelar Welter WBO melawan Shane Mosley, 7 Mei 2011, Manny Pacquiao, mendapat nasihat dari mantan juara kelas berat WBC, WBA dan IBF, Mike Tyson.

Tyson mulai menemukan kesibukan barunya di luar ring tinju setelah sempat mengalami masa-masa suram karena kehidupan liarnya. Petinju yang dijuluki Si Leher Beton tersebut membintang sebuah acara 'Taking on Tyson' dan akan membintangi salah satu film Hollywood, The Hangover 2.

  Sama seperti Pacquiao, Tyson sempat mencapai karir yang luar biasa di dunia tinju. Namun, semuanya musnah dalam sekejap karena tindakannya sendiri. Bahkan petinju yang pernah masuk penjara karena kasus penganiayaan ini mengaku sempat bangkrut. Tyson berharap Pacquiao tidak mengikuti jejaknya.

"Dia [Pacquiao] harus selalu memiliki kesabaran dalam hidup, dan jangan pernah menanggap kesuksesan ini abadi, karena akan cepat berlalu. Dia juga harus siap jika ada petinju lain mengambil posisinya," ujar Tyson seperti dilansir Inquirrer.

"Dia tidak boleh terlalu menikmati suksesnya karena ini adalah bagian kecil dari durasi hidupnya. Ketika semuanya berakhir, dia masih tetap manusia biasa," ujar petinju yang telah memeluk agama Islam dan memiliki nama muslim Malik Abdul Aziz tersebut.

Tidak seperti Tyson, Pacquiao memang lebih mampu mengatur karirnya lebih baik. Petinju asal Filipina yang memiliki rekor 57 tarung, 52 menang, 38 KO, 3 kalah dan 2 seri ini tidak hanya berkarir di ring tinju, tapi juga menjabat sebagai salah satu anggota dewan di pemerintahan Filipina.

Kemenangan Pacman Atas Mosley

VIVAnews - Manny 'Pacman' Pacquiao mempertahankan gelar juara dunia kelas welter versi badan tinju WBO setelah mengalahkan Sugar Shane Mosley, Minggu 8 Mei 2011 WIB. Bertanding di MGM Grand Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Pacman menang angka mutlak 119-108, 120-108, 120-108 dalam pertarungan 12 ronde.

  Pacman yang lebih diunggulkan oleh penonton di MGM Arena, dua kali menjatuhkan Mosley di ronde ketiga dan keempat. Petinju yang juga politikus asal Filipina itu menjatuhkan Mosley pertama kali melalui kombinasi pukulan jab di saat ronde ketiga menyisakan 1 menit 17 detik.

Wasit menghitung hingga delapan dan memutuskan Mosley bisa kembali bertarung. Namun, hanya satu ronde kemudian, Mosley kembali terjatuh. Wasit tidak menghitungnya karena Mosley jatuh karena dorongan.

Meski demikian, Pacman tak berhenti menyerbu pertahanan Mosley yang hanya berlari menghindar sepanjang pertandingan. Upper cut Pacman bahkan membuat mata Mosley bengkak dan hidungnya berdarah.

Namun, tanpa disangka Pacman malah jatuh di ronde kesepuluh. Meski dalam tayang ulang terlihat Pacman jatuh karena terdorong bukan terpukul, wasit tetap menghitungnya.
Pertandingan akhirnya bertahan hingga ronde 12. Seperti sudah diprediksi dari jalannya pertandingan, Pacman berhasil menang angka telak dan berhak mempertahankan gelar juara dunia kelas welter versi badan tinju WBO.

Minggu, 01 Mei 2011

Marcos Maidana menang angka atas Erik Morales

Erik Morales (kanan) melawan Marcos Maidana

Di ronde kedua, Morales juga masih terlihat penuh tenaga pukulannya dibandingkan dengan Maidana. Namun, memasuki ronde kelima, Morales sudah mulai kelelahan.

Usianya yang sudah 34 tahun langsung dimanfaatkan oleh Maidana. El Chino-julukan Maidana-yang baru berusia 27 tahun justru tampil penuh percaya diri memasuki ronde-ronde akhir.

 Juara kelas welter ringan versi WBA akhirnya milik Marcos Maidana ((30-2, 27 KOs) setelah mampu mengalahkan Erik Morales ((51-7, 35 KOs) di MGM Grand, Las Vegas, Sabtu, 9 April 2011.

Maidana mampu menang angka setelah dalam pertarungan 12 ronde. Petinju asal Argentina itu menang dengan skor 114-114, 116-112, 116-112.

Padahal, Morales sempat dijagokan diawal ronde. Mengawali pertandingan, petinju asal Meksiko itu terlihat lebih tampil agresif di ronde pertama. Bahkan, Morales sukses mendaratkan pukulannya ke mata kanan Maidana hingga lebam.
Erik Morales (kanan) vs Marcos Maidana

Maidana terus melemparkan pukulan ke wajah Morales tanpa ampun hingga ronde terakhir. Dengan menggunakan hook kiri, Maidana leluasa menghajar lawannya itu dalam pertarungan jarak dekat.

Selasa, 19 April 2011

Manny “Pacman” Pacquiao VS Shane Mosley

  LOS ANGELES--MICOM: Kubu petinju asal Amerika Serikat Shane Mosley telah menggelar pertemuan dengan pihak promotor untuk mewujudkan laga terbesar melawan petinju terbaik dunia asal Filipina Manny Pacquiao yang direncanakan pada 7 Mei tahun depan. Bentrok dua petinju terbaik dunia itu akan memperebutkan juara dunia kelas welter.

Pacquiao yang memiliki rekor ring 52 kali menang, tiga kali kalah, dan dua kali seri itu merencanakan bakal bertanding di Manila, Filipina, bertepatan dengan hari jadinya ke-32 tahun. Tetapi petinju yang juara di delapan kelas berbeda itu hingga saat ini belum pernah mengumumkan rencana pertarungannya itu.

Sedangkan Mosley dengan rekor ring 46 kali menang, 6 kali kalah, serta sekali draw, telah mempercayakan pertarungan itu kepada penasihatnya James Prince. Kubu Mosley telah bertemu dengan promotor Pacman--sebutan Pacquaio--Bob Arum, untuk mendapatkan kontrak pertarungan itu.

Bob Arum memang memasukkan Mosley sebagai tiga petinju yang bakal menjadi lawan Pacquiao. Dua petinju lainnya yakni Andre Berto, petinju tidak terkalahkan dan juara dunia kelas welter WBC, serta kampiun dunia kelas ringan WBA dan WBO Juan Manuel Marquez (Meksiko). (Reuters/OL-2)

Chris John masih unggul dari Daud "Cino" Yordan

  JAKARTA, KOMPAS.com — Juara dunia kelas bulu WBA, Chris John, mempertahankan gelarnya dengan menang angka atas penantangnya dari Indonesia, Daud "Cino" Yordan, Minggu (17/4/2011).
Tiga hakim memberi angka 112-116, 112-116, dan 111-117, semua untuk kemenangan Chris John.
Pertemuan kedua petinju asal Indonesia di Hall D Kemayoran, Jakarta, ini berlangsung penuh emosi. Sejak ronde keempat, kedua petinju terlibat dalam jual-beli pukulan di tengah ring.
Pada awal pertarungan, kedua petinju masih melakukan penjajakan dengan pukulan-pukulan jab ke arah wajah dan tubuh lawannya. Memasuki babak kedua, Daud Yordan mengambil inisiatif dengan serangkaian pukulan hook dan upper cut ke arah tubuh Chris John.
Namun ronde keempat, Chris John yang tampil agresif. Ia tidak menghiraukan pukulan-pukulan lawannya yang lebih muda dan terus menghujani perut dan wajah Yordan dengan upper cut dan hook yang keras.
Kekayaan pengalaman bertanding memang menguntungkan Chris John. Petinju asal Banjarnegara ini memiliki akumulasi pukulan yang lebih kaya, yang sulit diantisipasi oleh Yordan. Selain itu, Chris John ternyata memiliki stamina yang cukup untuk menunjang gaya bertinju tersebut.
Pada ronde kedelapan, baik Chris John maupun lawannya sama-sama melontarkan pukulan keras ke wajah. Namun, pada ronde kesembilan, Chris John tampak mulai kelelahan dan lebih banyak menyimpan tenaga. Walau demikian, hal ini tidak dapat dimanfaatkan Yordan yang juga mulai kehabisan stamina dan kehilangan akal untuk membuka pertahanan Chris John.
  Ronde ke-11 masih ditandai dengan serangan dari Yordan. Namun, hal ini dimanfaatkan Chris John untuk melakukan pukulan counter yang banyak mengenai wajah Yordan. Chris pun melakukan taktik merangkul untuk meredam serangan beruntun Yordan.
Sadar tertinggal dalam perolehan angka, Yordan langsung menyergap Chris John pada awal ronde ke-12. Namun, Chris John juga tidak mau kehilangan reputasinya dengan melayani permainan keras Yordan. Hanya, petinju berpengalaman ini juga melakukan taktik dengan mundur dan merangkul, yang membuat lawannya frustrasi.
Dengan hasil ini, Chris John mencatat rekor bertarung 45 kali menang dan 2 kali draw dengan 22 KO. Adapun Daud Yordan mencatat rekor bertarung 27-2 dengan 21 KO.